Rugikah bermain Game? Bahkan bisa jadi menguntungkan
Google memberikan sebuah halaman untuk game pacman, ini karena Permainan Pac-Man muncul di halaman Google untuk memperingati ultah ke-30 permainan tersebut. Banyak orang yang tak luput untuk mencicipinya.
Permainan Pac-Man muncul pada 21-22 Mei 2010 di halaman Google. Karena permintaan yang tinggi, Google memutuskan untuk membuat halaman khusus secara permanen agar penggunanya bisa memainkan Pac-Man kapan saja dan di mana saja.
Rescue Time melakukan ektrapolasi terhadap 504 juta pengguna (unique user) yang mengakses halaman Google setiap hari, tambahan waktu yang sia-sia total 4,8 juta jam alias 549 tahun. Jika diasumsikan rata-rata setiap pekerja dibayar 25 dollar AS per jam, maka ongkos yang dikeluarkan sia-sia sebesar 120 juta dollar AS. Dengan uang sebesar itu, Rescue Time menghitung bahwa uang itu kira-kira bisa dipakai untuk membayar gaji semua pekerja Google selama 6 minggu.
Pertanyaannya adalah, Apakah memang merugikan bermain game kecil macam PacMan?
Jika melihatnya dari hitung – hitungan bisnis seperti yang dilakukan oleh Rescue Time, pasti akan rugi. Perusahaan manapun pasti akan tidak mengijinkan karyawannya untuk bermain game, walaupun sedetik.
tetapi ada sisi lain yang mungkin tidak diperhatikan. Jika seorang karyawan selalu terpaku dalam pekerjaan, maka tingkat stress menjadi sedemikian tinggi, akibatnya produktifitas karyawan pun akan menurun.
Bermain game merupakan salah satu bentuk relaksasi dari segala macam rutinitas pekerjaan yang sangat menyita waktu dan pikiran. Dengan bermain game beberapa saat, maka tingkat stress karyawan bisa sedikit berkurang. Dengan demikian, ketika karyawan kembali fokus dalam pekerjaan, mereka akan kembali siap menghadapi tekanan pekerjaan.
Asal saja bermain game tersebut hanya sebagai bentuk relaksasi dan bukan bagian dari kecenderungan untuk melupakan pekerjaan.
